Rabu, 29 Mei 2013

kasih cinta ICE CREAM CORNETTO

#CornettoLoveJourney
Awalnya aku menyukai ice cream ketika aku bertemu dengan seorang cowok, awal perkenalanku ketika aku membeli sebuah coklat di foodmart, karena aku suka banget makan coklat,antrian yang cukup panjang membuat aku untuk lebih sedikit bersabar. Dan ternyata bagi yang berbelanja diatas Rp.50.000 mendapatkan satu buah kupon undian berhadiah entah itu dalam rangka apa aku kurang tau. Sosok pria beralis tebal lumayan tinggi berada di belakangku. Dia tersenyum, hanya melebarkan beberapa centimeter garis bibirnya ketika aku menoleh ke arahnya, ada rasa tampak berbeda saat senyuman itu berarah padaku, aku hanya terdiam. Betapa indah senyum dan alis di matanya. Sedikit demi sedikit aku pun mulai membalas senyuman itu yang nampak sekali canggung. mba kasir memberikan sebuah bulpoin agar aku segera mengisi identitas di kupon undian tersebut. Tak aku hiraukan lagi sosok alis tebal di belakangku langsung ku berikan kupon kepada si mba kasir dan pergi meninggalkan foodmart dengan satu kantung plastic berisi coklat.
“uangnya seratusribu ya mas?”Tanya petugas kasir kepada si cowo tersebut.
Sambil memasukan dompet ke dalam saku cowok inipun bertanya kepada petugas kasir
“mba…boleh saya liat kupon undian yang mba tadi isi?” pinta si cowo kepada petugas kasir.
“oh..boleh mas silahkan!” petugas kasir memberikan kupon undiannya.”ini kembaliannya mas, sekalian ini kupon mas tolong di isi ya”
“iya makasi mba”
Si cowok itu mengeliarkan handphone dari sakunya, mengetik sebuah nomor ponsel 085624****** dengan name coklat kemudian save.
“ini mba makasi ya..”
“sama-sama”
***
Sesampainya aku di rumah, memborngkar semua belanjaanku yang emang coklat semua dan aku masukan ke dalam lemari es, mungkin aku perlu memakannya di saat malam tiba ketika coklatku mulai terasa dingin yang akan menemaniku sambil membaca novel.
Sore ini hujanpun turun, duduk bersander di sofa sambil meminum secangkir coklat panas terasa hangat sambil melihat hujan turun dibalik jendela. Handphoneku berbunyi dering tanda pesan masuk.
“ heii coklat manis”.
Badanku sedikit terbangun saat membaca pesan itu, nomor pengirim yang tak aku kenali,
“maaf, siapa ya?”
aku mulai penasaran jarang sekali orang memanggilku dengan sapaan itu.
“cornetto”. Hah  cornetto itu adalah nama sejenis ice cream
“maaf bukannya itu sejenis ice cream?”
“ternyata kamu uda kenal aku duluan ya!”.
Ini orang aneh banget, aku paling males ngadepin orang yang ga jelas kaya gini, aku simpen handphone di atas meja. Handphoneku Berdering lagi kali ini dia menelponku
“kamu sehari bisa ngabisin segitu banyak coklat?pantesan senyum kamu tadi manis tapi sedikit agak pahit”.
Dwaarrrr jantungku seperti petasan pas perayaan tahun baru kemaren, “si alis tebal” pikirku.
“kamu?”,
“iya aku, masi inget?maaf ya tadi aku save nomor ponsel kamu dari kupon undian”.
Ternyata bener si alis tebal itu
“kamu si alis tebal,bandel ya nyuri nomor handphone aku!”,
“heii siapa yang nyuri,aku uda minta izin ko sama mba di kasirnya, maaf deh”
“oke,terus mau kamu apa?”
“ketemu yuk?”
Hah gila ini orang baru kenal uda minta ketemu, meski sebenernya aku juga penasaran tadi di foodmart Cuma beberapa detik liat senyumnya doang. Ah..tapi aku ga boleh segampang itu, nanti kali aja aku jadi korban penculikan.
“engga” lalu kumatikan telponnya.
Tiap hari si alis tebal itu selalu kirim aku pesan yang berisi kata-kata yang buat aku makin penasaran aja sama sosoknya.
“entah kenapa sekarang aku pengen banget makan cornetto royal fruity YO  ada sensasi asem disana, apa kamu lagi bĂȘte?”
          #“aku kehilangan coklat di lemari es,ini pasti di ambil ade aku,huh!
“coklat, kamu tau ga chocochip ini kadang menggemaskan ketika aku gigit, sama kaya kamu yang slalu bikin aku gemes”
          #“apanya dari aku yang bikin kamu gemes,aneh deh”
“coklat, aku berasa malaikat hari ini”
          #“kenapa, kamu beliin anak kecil yang nangis minta beliin ice cream sama mamahnya lagi?”
“coklat, ada 12 cornetto mini aku tadi ketemu anak-anak aku bagi ke mereka, skarang tinggal 2 mau ga kita makan berdua?”
          #“iya kapan-kapan kita makan bareng ya”
“kalo nanti kita bisa ketemu, boleh ga aku minta coklat yang biasa kamu makan?”
          #“ga boleh beli aja sendiri”
“coklat, aku paling suka buah strawberry, kamu suka buah apa?”
          #“aku suka pisang”
Setiap hari pesan yang aku terima dari dia Cuma pesan yang ga penting banget buat aku.
 “aku harap kita bisa ketemu, gimana? Mau atau engga pokonya kita harus ketemu, aku punya sesuatu buat kamu”
          “sore ini aku pergi ke kedai coffe”
Aku selalu menghindari untuk melakukan hal sejenis ketemuan sama orang yang belum aku kenal sebelumnya. Tapi untuk kali ini aku beranikan untuk bisa bertemu dengannya, aku ga lupa untuk membawakannya cornetto disc strawberry cheesecake. Aku duduk di pojokan sambil menikmati secangkir coklat panas. Seseorang menghampiriku
“hey coklat!”
Seorang cowo berkemeja kotak-kotak berwarna coklat dengan senyum manis berada tepat di depan mataku,masih seperti senyum yang pertama ku lihat.
#“hei, ayo duduk sini, aku kira kamu ga bakalan kesini”
“kamu bilang kan sore ini kamu pergi, kapan lagi dong bisa ketemu kamu, oh iya aku bawa ini buat kamu” dia menyodorkan sebuah tas jinjing entah itu berisi apa di atas meja.
#“aku juga punya ini untuk kamu”
“cornetto disc strawberry cheesecake”
#“aku tau kamu suka strawberry”
“aku ga nyangka akhirnya bisa ketemu kamu lagi, ternyata kamu jauh lebih manis dari ice cream yang sering aku makan, sensasi asam fruity YO bikin aku berani buat ketemu kamu”
#“dan ternyata kamu tak sedingin coklat dalam lemari es, terasa hangat berada di dekatmu, jangan sampe leleh karenamu ya!” aku sambil tertawa kecil
“kita sama-sama membutuhkan lemari es dan suhu yang memungkinkan untuk tetap bertahan, dan sepertinya kita juga membutuhkan sesuatu untuk itu.”
#“apa?”
“kasih sayang, mungkin akan terasa hangat bila kita saling menyayangi dan kita membutuhkan cinta untuk tetap bertahan.” Senyum manisnya masih tetap berada disitu.

Pertemuan aku dan dia ini adalah awal kedekatan kami, sejak saat itu lemari es aku tak hanya berisikan coklat tapi juga ice cream, agar kami selalu ada di tempat yang sama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar